
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN – Memasuki lebih dari sebulan musim kemarau, petani di Kabupaten Pangandaran mulai menghadapi krisis air untuk mengairi areal persawahan.
Kondisi tersebut dikhawatirkan mengancam produktivitas tanaman padi hingga berpotensi menyebabkan gagal panen.
Satu wilayah yang terdampak berada di Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang. Saluran irigasi di kawasan tersebut mulai mengering sehingga pasokan air ke sawah terhenti.
Seorang petani yang juga anggota Kelompok Tani Taruna Bayu, Surlia (61), mengatakan tanaman padinya yang berusia sekitar satu setengah bulan saat ini sangat membutuhkan pasokan air.
Menurutnya, kebutuhan air masih akan berlangsung hingga sekitar satu setengah bulan ke depan.
“Sudah lebih dari sebulan sawah saya kekurangan air. Padahal usia padi baru satu setengah bulan dan masih membutuhkan air hingga sekitar satu setengah bulan lagi,” ujar Surlia kepada Tribun Jabar di sawah miliknya, Selasa (7/7/2026) siang.
Ia menyebut kondisi serupa dialami banyak petani lainnya. Diperkirakan sekitar 30 hektare sawah di wilayah itu mengalami kekurangan air pada fase pertumbuhan yang sangat menentukan hasil panen.
“Ada sekitar 30 hektare sawah yang sekarang sangat membutuhkan air. Seharusnya pada masa ini sawah masih mendapat pasokan air secara cukup, tapi karena kemarau kami tidak bisa berbuat banyak,” katanya.
Surlia berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk mengatasi persoalan ini, satu di antaranya melalui normalisasi saluran irigasi agar distribusi air ke lahan pertanian kembali lancar.
“Harapan kami ada perhatian dari pemerintah, terutama Dinas Pertanian. Sebaiknya ada normalisasi irigasi supaya air bisa mengalir lagi ke sawah,” ucap Surlia.
Saat ini sebagian petani terpaksa mengandalkan pompa air sebagai solusi sementara. Namun, cara itu dinilai tidak efektif karena membutuhkan biaya operasional yang tinggi.
“Kebanyakan petani sekarang menyedot air memakai pompa. Tapi biayanya besar. Dipakai dua sampai tiga jam saja airnya sudah habis dan kembali kering,” ujarnya. (*)
Sumber:
https://jabar.tribunnews.com/jabar-region/1177857/puluhan-hektare-sawah-di-pangandaran-kekurangan-air-petani-waswas-gagal-panen.
