Jakarta, Beritasatu.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau rob yang diperkirakan terjadi pada 11-27 Mei 2026 di sejumlah wilayah pesisir Indonesia.

BMKG menjelaskan, potensi banjir rob dipicu fenomena super new moon atau fase bulan baru yang bertepatan dengan posisi bulan perigee pada 17 Mei 2026. Fenomena tersebut berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum di sejumlah perairan Indonesia.

Berdasarkan hasil pemantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir rob diperkirakan berpotensi terjadi di sejumlah wilayah pesisir.

Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain pesisir Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Maluku, hingga Papua Selatan.

BMKG mengingatkan banjir rob dapat mengganggu berbagai aktivitas masyarakat di wilayah pesisir dan pelabuhan.

Beberapa aktivitas yang berpotensi terdampak antara lain kegiatan bongkar muat di pelabuhan, aktivitas warga di permukiman pesisir, hingga kegiatan tambak garam dan perikanan darat.

Masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan serta terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG guna mengantisipasi dampak banjir rob.

Sumber:
https://www.beritasatu.com/nusantara/2993257/banjir-rob-akan-landa-wilayah-ini-hingga-27-mei-2026#goog_rewarded

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 Yayasan Siaga Tanggap Peduli (SIGGAP). All rights reserved.